Goa Tanding, Goa Bawah Tanah yang Menakjubkan


Wisata Goa di Jogja / Monday, February 12th, 2018

Goa Tanding menjadi obyek wisata baru di Gunung Kidul yang menawarkan pesona goa yang tak biasa. Wisata alam ini pun tak kalah menarik dibandingkan dengan obyek wisata goa lainnya yang populer di Gunung Kidul, seperti Goa Pindul, Goa Jomblang, dan sebagainya.

Nama goa ini pun terbilang cukup unik, yaitu dinamakan ‘Tanding’. Berada di dekat obyek wisata Goa Pindul, banyak yang memperkirakan bahwa penamaan tersebut dilakukan untuk menandingi ‘Goa Pindul’ tersebut. Namun, ternyata nama ‘Tanding’ tersebut diambil dari nama seorang kakek bernama mbah Harto Tanding yang dulunya ingin menggali sumur namun tak kunjung dapat air, kemudian malah menemukan sebuah goa.

Terletak di Dusun Gelaran II, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunung Kidul, awalnya untuk memasuki goa tersebut harus melewati sumur mbah  Harto tersebut. Namun, kini sudah dibangun pintu untuk akses masuk ke goa tersebut sehingga pengunjung dapat masuk untuk melakukan susur air bawah tanah. Selain itu, di goa tersebut kini juga sudah terdapat lubang sirkulasi udara, sehingga goa ini tidak pengap.

Memiliki luas dan panjang yang lebih besar dibandingkan dengan Goa Pindul, goa ini pun kini dapat dijadikan alternatif obyek wisata yang menarik apabila Goa Pindul membludak. Goa Tanding ini pun sebenarnya masih satu aliran sungai bawah tanah dengan Goa Pindul, namun bedanya jika Goa Pindul hanya bisa dilakukan cave tubing atau menyusuri sungai dengan ban dalam tetapi jika Goa Tanding tersebut dapat menyusuri aliran sungai bawah tanah dengan menggunakan perahu karet yang dinaiki secara berkelompok, yaitu berjumlah 6 orang.

Kedalaman goa tersebut mencapai 4 meter tinggi permukaan air hingga atap goa sekitar 5 meter hingga 16 meter dengan lebar goa sekitar 4 meter hingga 9 meter. Kontur Goa Tanding itu pun sangat bervariasi, salah satunya yaitu memiliki panjang atau jarak susur hingga 460 meter. Goa itu pun memiliki stalaktit dan stalakmit yang indah, serta batuan kuning keemasan berkilau yang pastinya dapat kamu abadikan sebagai latar fotomu ketika menyusuri goa ini.

Sayangnya, di dalam goa ini belum ada penerangan khusus sehingga pengunjung yang menyusuri goa ini hanya dapat menggunakan lampu senter untuk menyinarinya. Untuk dapat menyusuri goa tersebut, pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 250.000,- dengan durasi 1 jam 30 menit. Berbagai fasilitas pun cukup lengkap di obyek wisata ini, antara lain sepaket peralatan susur goa, pemandu, gazebo, kamar mandi, dan ruang makan.