Goa Rancang Kencono, Bukti Perjuangan Melawan Belanda


Wisata Goa di Jogja / Monday, February 5th, 2018

Salah satu obyek wisata alam yang ditawarkan oleh daerah Gunung Kidul adalah goa. Dikenal sebagai daerah kapur atau karst, tak pelak bahwa di wialayah tersebut banyak sekali goa dengan pemandanagn alam yang unik. Salah satunya yaitu goa purba bernama Goa Rancang Kencono yang terletak di Desa Bleberan, Playen, Gunung kidul.

Dinamakan Rancang kencono karena dulunya goa tersebut merupakan tempat mengatur strategi perang melawan penjajahan Belanda. Goa ini konon telah memiliki usia ratusan tahun ii, letaknya berada di bawah tanah, sehingga untuk memasukinya, pengunjung harus menuruni bebrapa ank tangga batu.

Sebelum memasuki goa tersebut, di mulut goa terdapat sebuah pohon bernama Klumpit, yang dipercaya oleh masyarakat sekitar bertuah dan mampu mengabulkan permohonan yang bersifat keduaniwian. Sedangkan di bagian belakang Pohon Klumpit, terdapat sebuah halaman yang landai dan luas terbuat dari batu dan tanah yang dapat digunakan untuk beristirahat atau duduk-duduk oleh pengunjung.

Di tempat tersebut, pengunjung dapat melihat stalaktit dan stalakmit yang menghiasi goa tersebut. Selain itu, di tempat yang lapang dan landai tersebut juga sering digunakan untuk sarasehan, camping, maupun untuk berbagai kegiatan lainnya karena sinar matahari dapat masuk ke pelataran goa ini.

Secara keseluruhan, Goa Rancang Kencono ini memiliki 3 ruangan. Ruangan pertama, yaitu berupa pelataran dengan bentuk landai dan luas di mulut goa, serta tersinari oleh cahaya matahari. Di ruangan tersebut, pengunjung juga bisa melihat semacam relief batu yang dipercaya sebagai bagain dari kehidupan prasejarah.

Sedangakn di ruangan kedua, pengunjung akan mendapati jalan yang semakin sempit dan gelap. Tempat tersebut biasanya sering digunakan sebagai tempat untuk bersemedi. Disitu, terdapat pula semacam meja batu yang digunakan untuk bersila tatkala bersemedi.

Selanjutnya, di ruangan ketiga, pengunjung akan mendapati jalanan yang sangat sempit, dimana pengunjung harus jongkok untuk melewati jalan tersebut. Ruangan ketiga ini disebut sebagai ruangan terdalam dari goa. Setelah selesai melewati jalan sempit tersebut, maka pengunjung akan disuguhkan adanya ruanagn besar dan luas. Disana pengunjung akan melihat bukti-bukti perjuangan laskar Mataram di dinding goa berupa janji parjurit “Prasetya Bhinnekaku” serta lambang burung garuda di sampingnya.

Tak jauh dari situ, terdapat pula sebuah kunci yang menempel di dinding goa yang konon katanya dapat digunakan untuk membuka jalan ke Gunung Merapi. Akan tetapi, hingga kini belum diketahui kebenaran informasi tersebut.