Tempat Wisata Goa Paling Hits di Jogja

Kamu sudah sering ke Jogja tetapi bosan dengan wisata alam seperti wisata pantai dan bukit ? Sudah saatnya kamu beralih untuk mencoba wisata alam lainnya, salah satunya yaitu wisata goa. Tak dapat dipungkiri memang jika wisata goa tak sepopuler dengan wisata alam lainnya di Jogja, tetapi kita juga tak dapat menampik bahwa di Jogja terdapat banyak sekali goa yang patut kamu kunjungi untuk mengisi paket wisata Jogja yang kamu ambil agar lebih menarik.

Destinasi wisata goa ini banyak tersebar di daerah Bantul, Kulon Progo, dan juga Gunung Kidul. Di tempat wisata goa tersebut, tak hanya menawarkan wisata berupa goa saja, tetapi juga menawarkan wisata sejarah dan spot-spot menarik yang dapat digunakan untuk olahraga, outbond, maupun kegiatan alam lainnya. Nah, di segmen kali ini DIY Kamera akan memberikan rekomendasi ke kamu 5 goa paling hits di Jogja yang wajib kamu kunjungi.

  1. Goa Cerme

Goa Cerme sangat terkenal dengan historisnya, yaitu dulunya merupakan tempat bertemunya para Wali Songo untuk membahas pendirian Majid Agung Demak, tempat berdakwah para wali, dan juga saksi sejarah selama masa perang merebut kemerdekaan. Memiliki panjang sekitar 1,5 km, goa ini dapat kamu jadikan tempat untuk menguji adrenalinmu dengan cara menyusuri goa. Goa ini cukup menantang karena di dalamnya gelap, sempit, lembab, dan berair. Bahkan air di dalam goa bisa mencapai pundak orang dewasa ketika musim hujan tiba. Oleh karenanya, disarankan kamu mengunjungi goa ini pada waktu musim kemarau atau musim peralihan ketika debit air tidak terlalu banyak. Selain itu, hal menarik lainnya dari goa ini adalah adanya sungai bawah tanah yang berair jernih dan juga terdapat stalaktit dan stalakmit goa. Di malam-malam tertentu, di Goa Cerme ini juga sering digunakan untuk bertapa bagi sebagian orang yang percaya akan dunia mistis. Goa yang terletak di Dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, ini biaya masuknya cukup murah, yakni hanya sebesar Rp. 2.000,- saja.

  1. Goa Selarong

Goa Selarong juga terkenal akan historisnya dimana Goa ini dulunya merupakan tempat persembunyian Pangeran Diponegoro dari kejaran Belanda. Kompleks Goa Selarang ini merupakan basis perjuangan Pangeran Diponegoro melawan Belanda dari tahun 1825 hingga tahun 1830, sehingga merupakan saksi bisu sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Goa yang terletak di Kecamatan Pajangan ini, memiliki tak hanya satu goa saja, tetapi juga banyak goa lainnya antara lain Goa Kakung dan Goa Putri.  Untuk mencapai ke goa-goa tersebut, pengunjung harus menaiki anak tangga setinggi 400 m. Di komplel Goa Selaroing ini, disediakan pula fasilitas taman bermain anak, pendopo, dan juga tempat outbond.

  1. Goa Jomblang

Goa Jomblang merupakan goa yang populer di Gunung Kidul. Goa yang terletak di Pacarejo, Semanu ini memiliki keunikan tersendiri karena berbentuk vertikal yang di dasarnya terdapat hutan purba yang rapat. Bagi kamu yang menyukai wisata yang memacu adrenalin dan mengambil paket honeymoon Jogja, kamu dapat mencoba untuk turun ke goa menggunakan teknik Single Rope Technic (SRT) dan juga memakai peralatan kemanan yang disediakan oleh pemandu. Kerika sudah sampai di dasar goa, maka kamu dapat melihat sebuah cahaya dari atas yang tampak seperti cahaya surga yang indah. Di bawah sinar cahaya tersebut, tentunya kamu dapat berfoto ria sambil menikmati keindahan alam di dasar gua yang eksotis karena di dasar goa juga ditumbuhi pepohonan dan tanaman-tanaman yang tumbuh di sisi tebing.

  1. Goa Kiskendo

Goa yang satu ini terletak di Desa Jatimulyo, Kulon Progo. Seperti namanya yang memang terdapat dalam cerita pewayangan, meski goa ini sekilas tampak seperti goa pada umumnya, tetapi yang membedakannya yaitu di tembok batu yang dekat dengan mulut goa terdapat pahatan legenda tokoh pewayangan. Salah satu tokoh yang tergambar di dinding tembok tersebut adalah tokoh pewayangan Sugriwo-Subali. Di sekitar goa ini, terdapat banyak pepohonan yang rimbun dan terdapat banyak petilasan atau tempat pertapaan yang berjumlah sekitar sembilan buah. Untuk masuk ke area goa ini, kamu hanya dikenakan tarif sebesar Rp. 3.000,- saja per orang dan jika kamu ingin masuk ke dalam goa, maka kamu harus terlebih dahulu meminta izin juru kunci dan harus dipandu pula oleh guide lokal karena tempat ini tergolong sakral. Ketika sudah memasuki goa tersebut, maka kamu akan disuguhkan dengan pemandangan staklit dan stalakmit yang menghiasi dinding goa tersebut.

  1. Goa Pindul

Goa Pindul merupakan obyek wisata yang populer sejak tahun 2012 lalu. Obyek wisata goa yang satu ini pun sudah dikenal luas bahkan hingga ke penjuru dunia karena menawarkan sensasi wisata yang seru. Di tempat wisata ini kamu dapat menyusuri goa sepanjang 350 m dengan melewati tiga zona, yakni zona terang, zona remang-remang, dan zona gelap gulita. Waktu yang dibutuhkan untuk menyusuri goa ini sekitar 45 menit hingga satu jam. Jika ingin menyusuri goa ini, kamu tak perlu khawatir karena akan ada guide yang mendampingimu dan kamu juga akan diberikan fasilitas kemanan yang lengkap seperti pelampung dan ban karet. Pemandunya pun nantinya juga akan menyalakan senter ketika kamu melewati zona gelap. Air yang mengalir di Goa Pindul ini juga berasal dari sungai yang mengalir pelan, sehingga meski musim hujan tidak akan terkena banjir bandang. Selama menyusuri dalam goa tersebut, maka kamu akan menemui stalaktit dan stalakmit yang indah di dalam goa. Untuk dapat merasakan sensasi wisata alam dari goa yang terletak di Desa Bejiharjo ini, kamu hanya perlu merogoh kocek Rp. 35 ribu hingga Rp. 40 ribu tergantung musimnya.